Menggunakan alamat email dengan domain sendiri seperti nama@perusahaananda.com tidak hanya terlihat profesional, tetapi juga meningkatkan kredibilitas bisnis di mata klien dan pelanggan. Untuk mengaktifkan email kustom ini, salah satu pengaturan penting yang harus dilakukan adalah mengatur MX record di DNS domain Anda. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang apa itu MX record, fungsinya, serta panduan langkah demi langkah cara menyetting-nya.
Apa Itu Domain Custom Email?
Domain custom email adalah layanan email yang menggunakan domain milik Anda sendiri alih-alih domain umum seperti @gmail.com atau @yahoo.com. Contoh: info@tokokita.com, cs@namabisnis.co.id, dan sebagainya.
Layanan email kustom ini bisa didapatkan dari berbagai penyedia, seperti:
- Google Workspace (dulu G Suite)
- Zoho Mail
- Microsoft 365
- CPanel Email dari hosting
- Titan Mail (biasa disediakan registrar)
Namun, apapun penyedianya, agar email dapat bekerja, Anda harus mengarahkan MX record domain ke server email tersebut.
Apa Itu MX Record?
MX (Mail Exchange) record adalah jenis record dalam DNS (Domain Name System) yang menunjukkan server mana yang bertanggung jawab untuk menerima email atas nama domain Anda.
Ketika seseorang mengirim email ke nama@domainanda.com, server akan mencari MX record dari domain tersebut untuk mengetahui ke mana email harus dikirim.
Struktur MX Record:
- Host / Name: biasanya diisi dengan
@(berarti root domain). - Priority: angka prioritas server. Semakin kecil angkanya, semakin tinggi prioritasnya.
- Destination / Mail Server: alamat server email tujuan, misalnya
aspmx.l.google.com.
Contoh:
Host: @
Priority: 1
Destination: aspmx.l.google.com
Langkah-Langkah Setting MX Record
Berikut panduan umum mengatur MX record untuk email domain Anda:
1. Akses Dashboard DNS Domain Anda
Login ke registrar tempat Anda membeli domain, seperti:
- Dewabiz
- Namecheap
- GoDaddy
- Hostinger
- Domainesia
- Cloudflare (jika DNS Anda dikelola di sana)
Lalu cari menu DNS Management atau Zone Editor.
2. Hapus MX Record Lama (Jika Ada)
Biasanya domain baru memiliki MX record default atau bawaan dari registrar. Hapus semua MX record yang lama untuk mencegah konflik.
3. Tambahkan MX Record Baru
Tambahkan semua MX record sesuai dengan penyedia email Anda. Berikut contoh beberapa penyedia:
a) Google Workspace
| Priority | Mail Server |
|---|---|
| 1 | aspmx.l.google.com |
| 5 | alt1.aspmx.l.google.com |
| 5 | alt2.aspmx.l.google.com |
| 10 | alt3.aspmx.l.google.com |
| 10 | alt4.aspmx.l.google.com |
b) Zoho Mail
| Priority | Mail Server |
|---|---|
| 10 | mx.zoho.com |
| 20 | mx2.zoho.com |
| 50 | mx3.zoho.com |
c) Microsoft 365 (Outlook)
| Priority | Mail Server |
|---|---|
| 0 | domain-com.mail.protection.outlook.com |
Ganti
domain-comdengan domain Anda yang disesuaikan.
4. Simpan dan Tunggu Propagasi
Setelah menambahkan MX record, klik Save atau Update. Proses propagasi DNS bisa memakan waktu hingga 24 jam, meskipun biasanya hanya beberapa menit.
5. Uji Coba
Cobalah kirim email ke alamat nama@domainanda.com untuk memastikan email masuk. Anda juga bisa menggunakan tool DNS seperti MXToolbox untuk mengecek apakah MX record sudah terpasang dengan benar.
Tips Tambahan
- Perhatikan Prioritas: Jangan hanya menambahkan satu MX record. Jika penyedia mendukung beberapa, tambahkan semuanya sesuai instruksi dan urutan prioritas.
- Tambahkan SPF, DKIM, dan DMARC: Untuk mencegah email masuk ke spam dan meningkatkan keamanan email Anda.
- Gunakan TTL Standar: Gunakan TTL (Time to Live) antara 300 hingga 3600 detik untuk hasil yang optimal.
Kesalahan Umum Saat Setting MX Record
- Tidak Menghapus MX Lama
Ini bisa membuat email masuk ke server yang salah atau ditolak. - Typo pada Mail Server
Salah ketik satu huruf saja bisa menyebabkan kegagalan pengiriman email. - Tidak Mengatur SPF/DKIM
Email mungkin dianggap sebagai spam atau phishing tanpa pengaturan ini. - DNS Belum Propagasi Tapi Sudah Diuji
Sabar menunggu propagasi DNS penting sebelum melakukan pengujian.
Kesimpulan
Mengatur MX record adalah langkah krusial dalam mengaktifkan email profesional dengan domain sendiri. Meskipun terlihat teknis, proses ini sebenarnya cukup sederhana jika mengikuti panduan yang tepat. Pastikan Anda mendapatkan informasi MX record yang benar dari penyedia layanan email Anda dan menambahkannya dengan hati-hati di dashboard DNS domain Anda.
Menggunakan domain custom email tidak hanya meningkatkan kepercayaan, tetapi juga memberikan kontrol lebih besar terhadap komunikasi bisnis Anda. Dengan konfigurasi yang benar, email bisnis Anda akan berjalan stabil dan aman.


