Membangun website sendiri bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat, baik untuk keperluan pribadi, bisnis, maupun portofolio. Salah satu langkah penting dalam proses ini adalah menghubungkan domain ke hosting. Domain adalah alamat website Anda (seperti www.namadomain.com), sementara hosting adalah tempat menyimpan semua file website agar dapat diakses secara online.
Jika Anda sudah membeli domain dan hosting — baik dari satu penyedia atau dari dua tempat berbeda — langkah selanjutnya adalah menghubungkannya agar website Anda bisa tampil di internet. Artikel ini akan membahas langkah-langkah praktis dan mudah untuk menghubungkan domain ke hosting.
Persiapan Awal
Sebelum mulai, pastikan Anda sudah memiliki dua hal penting:
- Domain aktif – bisa dibeli dari registrar seperti Dewabiz
- Akun hosting aktif – yang bisa berasal dari layanan
Selain itu, Anda juga perlu memiliki akses ke:
- Client area/panel domain
- Control panel hosting (biasanya cPanel, DirectAdmin, atau custom panel)
Langkah-langkah Menghubungkan Domain ke Hosting
1. Cari Tahu Nameserver dari Hosting Anda
Setelah membeli paket hosting, penyedia layanan biasanya akan mengirimkan email berisi detail akun, termasuk alamat nameserver. Contohnya:
ns1.namahosting.comns2.namahosting.com
Nameserver ini digunakan untuk mengarahkan domain ke server hosting Anda.
Jika Anda tidak menemukan informasi ini, Anda bisa mencarinya di:
- Email konfirmasi dari penyedia hosting
- Dashboard client area penyedia hosting
- Halaman bantuan (knowledge base) layanan hosting Anda
2. Masuk ke Panel Domain Anda
Langkah berikutnya adalah masuk ke panel domain tempat Anda membeli nama domain.
Biasanya Anda akan menemukan menu seperti:
- Kelola Domain
- DNS Management
- Nameserver Settings
3. Ganti Nameserver Domain
Setelah masuk ke panel pengaturan domain, cari opsi untuk mengganti nameserver. Biasanya terdapat dua pilihan:
- Gunakan default nameserver (domain parkir)
- Gunakan custom nameserver
Pilih opsi custom nameserver dan isi dengan nameserver dari hosting Anda (misalnya ns1.hostingmu.com dan ns2.hostingmu.com). Simpan perubahan.
Catatan:
Perubahan nameserver bisa memerlukan waktu propagasi antara 1 hingga 24 jam sebelum benar-benar aktif di seluruh dunia. Namun, dalam banyak kasus, proses ini hanya memakan waktu beberapa jam saja.
4. Tambahkan Domain di Panel Hosting
Jika Anda membeli domain dan hosting dari penyedia yang berbeda, Anda perlu menambahkan domain secara manual di control panel hosting Anda. Langkah ini memastikan server hosting mengetahui bahwa domain tersebut akan digunakan di akun Anda.
Berikut langkah umumnya (dalam cPanel):
- Login ke cPanel
- Cari menu Addon Domains atau Domain
- Masukkan nama domain Anda, seperti
namadomain.com - Biarkan pengaturan lainnya default atau sesuaikan folder jika perlu
- Klik Add Domain
Setelah domain ditambahkan, Anda bisa mulai mengupload file website atau menginstal CMS seperti WordPress.
5. Cek dan Uji Koneksi
Setelah semua langkah di atas dilakukan dan propagasi selesai, cobalah buka domain Anda di browser. Jika semua berhasil, Anda akan melihat halaman default dari hosting, halaman “under construction”, atau bahkan tampilan website jika sudah di-upload.
Jika tidak tampil atau muncul error seperti “server not found”:
- Periksa apakah nameserver sudah benar
- Tunggu beberapa jam lagi (propagasi bisa belum selesai)
- Hapus cache browser atau coba gunakan incognito/private mode
Tips Tambahan
- Jika domain dan hosting dari penyedia yang sama, biasanya proses penghubungan dilakukan secara otomatis. Anda tinggal menginstal CMS atau upload file website.
- Beberapa penyedia hosting juga menyediakan fitur “Pointing Domain” dengan metode A Record atau CNAME. Ini bisa digunakan jika tidak ingin mengubah nameserver secara keseluruhan.
- Jangan lupa aktifkan SSL (HTTPS) setelah domain dan hosting terhubung. Banyak hosting menyediakan SSL gratis dari Let’s Encrypt.
Kesimpulan
Menghubungkan domain ke hosting adalah langkah penting untuk membuat website Anda dapat diakses oleh publik. Proses ini sebenarnya cukup sederhana, terutama jika Anda mengikuti langkah-langkah yang tepat: mengganti nameserver domain, menambahkan domain ke panel hosting, dan menunggu proses propagasi.
Meskipun tampak teknis di awal, dengan panduan ini Anda seharusnya bisa melakukannya sendiri dengan lancar. Setelah domain dan hosting terhubung, Anda tinggal melanjutkan ke tahap berikutnya seperti memasang WordPress, mengatur tampilan, dan mulai menulis konten.


