Promo Domain .web.id .biz.id .my.id Hanya 5.000 Rupiah

Pengetahuan

Alasan Domain Bisa Diblokir ISP dan Cara Menghindarinya

Rahma Meti Hestiani

Di era digital saat ini, memiliki situs web adalah kebutuhan penting bagi bisnis, organisasi, maupun individu yang ingin membangun kehadiran online. Namun, tidak jarang pemilik situs mengalami masalah pemblokiran domain oleh penyedia layanan internet (ISP). Pemblokiran ini dapat mengakibatkan situs tidak bisa diakses oleh pengguna dari wilayah tertentu, yang tentu saja bisa merugikan dari segi traffic, reputasi, dan pendapatan.

Artikel ini membahas alasan utama mengapa sebuah domain bisa diblokir oleh ISP dan langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Mengapa Domain Bisa Diblokir oleh ISP?

Pemblokiran domain oleh ISP biasanya dilakukan berdasarkan peraturan pemerintah atau kebijakan internal ISP sendiri. Berikut adalah beberapa alasan umum:

1. Konten Ilegal atau Melanggar Hukum

Situs yang menyajikan konten ilegal seperti pornografi, perjudian online tanpa izin, narkotika, atau kekerasan ekstrem sangat mungkin diblokir. Di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memiliki wewenang untuk meminta ISP memblokir situs semacam ini melalui sistem Trust+Positif.

2. Pelanggaran Hak Cipta

Domain yang menyediakan atau menyebarkan konten bajakan seperti film, musik, buku, atau software ilegal berpotensi diblokir. Laporan pelanggaran dari pemilik hak cipta bisa memicu tindakan ISP untuk memblokir akses terhadap domain tersebut.

3. Phishing dan Malware

Situs yang teridentifikasi sebagai tempat penyebaran malware, phising, atau aktivitas mencurigakan lainnya bisa diblokir secara otomatis oleh sistem keamanan ISP atau didaftarkan dalam daftar hitam (blacklist) internasional, seperti Google Safe Browsing atau PhishTank.

4. Terlapor oleh Pengguna

Kadang, situs bisa diblokir akibat banyaknya laporan dari pengguna internet terkait konten yang dianggap menyesatkan, berbahaya, atau menyinggung. Meskipun tidak selalu benar, laporan massal bisa memicu ISP untuk sementara waktu memblokir situs sampai investigasi selesai.

5. Masuk Daftar Blokir Pemerintah

Kominfo secara rutin memperbarui daftar domain yang harus diblokir berdasarkan pemantauan mereka atau laporan masyarakat. Bahkan jika situs Anda tidak melanggar hukum secara langsung, bisa saja domain masuk dalam daftar blokir karena dianggap memiliki afiliasi dengan konten negatif.

Cara Menghindari Domain Diblokir ISP

Agar situs Anda tetap aman dan dapat diakses secara luas, berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

1. Patuhi Peraturan Konten

Pastikan semua konten di situs Anda sesuai dengan hukum dan norma yang berlaku, terutama di negara target pengunjung. Hindari memuat konten yang dapat menyinggung, menyebarkan kebencian, atau melanggar hukum.

2. Gunakan Sertifikat SSL

SSL (Secure Sockets Layer) membantu mengamankan koneksi antara server dan pengunjung. Situs tanpa SSL lebih rentan terhadap serangan dan bisa dicap tidak aman oleh browser atau ISP. Gunakan HTTPS untuk menambah kredibilitas dan keamanan situs Anda.

3. Pantau Aktivitas Website Secara Berkala

Periksa log server dan pantau aktivitas yang mencurigakan. Adanya skrip yang diunggah tanpa izin atau halaman yang muncul tiba-tiba bisa menandakan bahwa situs Anda telah disusupi (hacked) dan digunakan untuk aktivitas ilegal.

4. Gunakan Hosting dan Domain yang Terpercaya

Pilih penyedia hosting dan registrar domain yang memiliki reputasi baik dan memiliki kebijakan tegas terhadap konten ilegal. Beberapa registrar bahkan bisa menangguhkan domain Anda jika terbukti digunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum.

5. Daftarkan Website ke Google Search Console dan Sistem Keamanan Lain

Dengan mendaftarkan website ke Google Search Console, Anda bisa segera diberi tahu jika situs terindikasi menyebarkan malware atau phising. Ini memberi kesempatan untuk memperbaiki dan mengajukan permintaan evaluasi ulang sebelum ISP melakukan pemblokiran.

6. Hindari Penggunaan Iklan dan Redirect Abal-Abal

Pop-up iklan atau redirect otomatis ke situs tidak jelas bisa menyebabkan domain Anda dicap spam. Pastikan semua elemen iklan di situs berasal dari jaringan iklan terpercaya.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Domain Sudah Diblokir?

Jika domain Anda sudah telanjur diblokir oleh ISP, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:

  • Cek penyebabnya melalui tools seperti Trustpositif.kominfo.go.id.
  • Hubungi penyedia hosting dan registrar untuk mengetahui apakah ada laporan pelanggaran.
  • Ajukan banding atau klarifikasi ke Kominfo atau ISP terkait jika Anda merasa pemblokiran tidak berdasar.
  • Perbaiki konten atau sistem situs Anda jika ditemukan pelanggaran, kemudian ajukan permintaan pembukaan blokir ulang.

Kesimpulan

Domain yang diblokir oleh ISP bisa menjadi pukulan berat bagi pemilik situs, namun kondisi ini bisa dicegah dengan menjaga integritas, keamanan, dan kepatuhan konten di situs web Anda. Proaktif dalam memantau dan menjaga reputasi domain adalah kunci utama agar tetap bisa diakses oleh pengguna tanpa hambatan.

Dengan pemahaman yang tepat dan tindakan pencegahan, risiko pemblokiran bisa diminimalkan secara signifikan.

Baca Juga