Promo Domain .web.id .biz.id .my.id Hanya 5.000 Rupiah

Tips & TrikWebsite

10 Kesalahan Fatal Saat Membuat Website Baru

Sely Marlinda

Saat membuat website baru, banyak orang fokus pada tampilan visual tanpa memperhatikan elemen penting seperti struktur, keamanan, dan kenyamanan pengguna. Padahal, kesalahan kecil bisa berdampak besar pada performa situs dalam jangka panjang. Untuk itu, penting memahami apa saja kesalahan fatal yang sering terjadi agar kamu bisa membangun website profesional yang cepat, aman, dan mudah digunakan. Dengan menghindari kesalahan umum, kamu dapat memastikan website berfungsi sesuai tujuan dan memberikan kesan terbaik bagi pengunjung.

1. Tidak Memiliki Tujuan Website yang Jelas

Menentukan tujuan adalah langkah utama sebelum membangun website. Tanpa tujuan yang jelas, kamu akan bingung saat menyusun konten, memilih desain, hingga menentukan strategi pemasaran. Apakah websitemu untuk menjual produk, membangun portofolio, atau membagikan informasi? Jawaban ini akan menentukan arah pengembangan website dalam jangka panjang. Pastikan kamu juga menetapkan siapa target audiens agar konten lebih terarah.

2. Tidak Menggunakan Desain yang Responsif

Website modern wajib responsif. Pengunjung kini lebih banyak menggunakan smartphone dibanding desktop. Jika tampilan website tidak menyesuaikan layar perangkat, pengguna akan langsung pergi karena sulit dibaca atau diakses. Gunakan template responsif atau lakukan tes di berbagai perangkat. Desain yang responsif membuat website terlihat profesional dan meningkatkan user experience.

3. Website Lambat dan Tidak Optimal

Kecepatan loading adalah faktor penting dalam website profesional. Riset menunjukkan bahwa pengunjung akan meninggalkan situs yang memuat lebih dari 3 detik. Untuk meningkatkan performa, lakukan langkah berikut:

  • Kompres gambar berkualitas besar.
  • Gunakan layanan hosting cepat seperti Hosting DewaBiz.
  • Hindari plugin terlalu berat yang membebani server.

Website yang cepat meningkatkan pengalaman pengguna dan membantu peringkat SEO.

4. Mengabaikan Optimasi SEO Sejak Awal

SEO bukan langkah terakhir, tetapi harus dimulai sejak website dibuat. Struktur URL, heading, internal link, dan penggunaan kata kunci harus direncanakan sejak awal. Pastikan setiap halaman memiliki meta deskripsi, judul yang relevan, serta konten yang sesuai dengan topik. Dengan mengoptimalkan SEO sejak awal, website lebih mudah ditemukan di Google.

5. Konten Tidak Berkualitas atau Tidak Relevan

Konten adalah bagian paling penting dalam website. Kesalahan umum adalah membuat konten seadanya, asal panjang, atau bahkan meniru dari situs lain. Padahal, konten berkualitas menentukan apakah pengunjung akan bertahan atau meninggalkan website. Gunakan gaya bahasa sesuai target audiens dan pastikan isi konten informatif serta orisinal. Menyajikan nilai yang jelas akan membuat pengunjung kembali.

6. Navigasi yang Rumit dan Tidak Terstruktur

Navigasi yang buruk dapat membuat pengunjung bingung dan akhirnya keluar dari website. Pastikan menu utama jelas, kategori tersusun logis, dan tidak terlalu banyak submenu. Tambahkan juga fitur seperti breadcrumb untuk membantu pengunjung mengetahui posisi mereka. Navigasi yang rapi membantu menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik.

7. Tidak Menyertakan Call-to-Action (CTA)

Setiap halaman seharusnya memiliki tujuan. Namun banyak website baru lupa menambahkan CTA yang jelas. Misalnya, jika kamu ingin pengunjung membeli produk, maka tombol “Beli Sekarang” harus terlihat jelas. Jika ingin mereka membaca artikel lain, sediakan link yang relevan. Tanpa CTA, pengunjung tidak tahu langkah berikutnya yang harus diambil sehingga konversi pun hilang.

8. Terlalu Banyak Iklan dan Pop-up

Pop-up dan iklan yang berlebihan sangat mengganggu. Meski iklan bisa menjadi sumber pendapatan, jika muncul terlalu sering atau menutupi konten, pengunjung akan menutup website. Gunakan pop-up dengan bijak, misalnya hanya muncul sekali atau saat pengguna hendak meninggalkan halaman.

9. Mengabaikan Keamanan Website

Keamanan sangat penting bagi website profesional. Sayangnya, banyak pemilik website baru tidak memerhatikan hal ini. Pastikan kamu menggunakan SSL (HTTPS), memperbarui plugin, dan membuat backup secara berkala. Website yang aman tidak hanya melindungi data, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pengunjung. Jika ingin keamanan lebih stabil, kamu bisa menggunakan layanan hosting dengan proteksi terbaik dari DewaBiz.

10. Tidak Melakukan Pengujian dan Pemeliharaan

Kesalahan besar lainnya adalah tidak melakukan pemeliharaan rutin. Website bukan proyek sekali selesai, tetapi harus dirawat terus-menerus. Lakukan pengecekan berkala pada kecepatan, link rusak, kompatibilitas tampilan, dan performa server. Gunakan Google Analytics untuk melihat halaman mana yang banyak dikunjungi dan mana yang perlu diperbaiki. Semakin sering kamu evaluasi, semakin baik kualitas website.

Kesimpulan

Membuat website baru tidak hanya soal desain cantik, tetapi juga bagaimana website tersebut berfungsi dengan baik, aman, cepat, dan nyaman digunakan. Dengan menghindari 10 kesalahan fatal di atas, kamu bisa membangun website yang lebih profesional, terpercaya, dan siap bersaing di dunia digital.

Ingin website cepat, aman, dan stabil sejak hari pertama? Gunakan layanan hosting terbaik dari DewaBiz dan mulai bangun website profesionalmu sekarang!

Baca Juga