Promo Domain .web.id .biz.id .my.id Hanya 5.000 Rupiah

General

Mengenal Algoritma Instagram dan Bagaimana Cara Kerjanya

Yodik Prastya

Belakangan ini makin banyak orang yang ingin mengenal algoritma Instagram. Wajar, mengingat layanan media sosial yang satu ini semakin berkembang menjadi sarana penunjang branding, baik bagi bisnis maupun personal. Maka dari itu, bukan hanya konten saja yang diperhatikan kualitasnya, tetapi juga pemahaman akan cara kerja algoritma pula.

Mengenal Algoritma Instagram dan Faktor yang Mempengaruhi

Jika Anda ingin mengenal algoritma Instagram, sederhananya adalah suatu rumusan yang digunakan Instagram agar dapat menyajikan postingan sesuai preferensi penggunanya. Rumusan ini digunakan untuk menentukan konten mana saja yang akan ditampilkan di feed pengguna saat membuka beranda IG. Jadi, sajian konten tidak dilakukan secara acak atau asal.

Algoritma Instagram berjalan saat pengguna membuka aplikasi kemudian menghasilkan kurasi konten antara lain:

  • Postingan teratas dan urutannya di feed
  • Postingan yang akan ditampilkan pada explore
  • Kategori konten lain seperti stories, live, reels, IGTV dan sebagainya yang muncul sesuai urutan

Cara kerja dari algoritma Instagram sendiri bisa dikatakan tak jauh berbeda dari apa yang diterapkan oleh platform media sosial lain secara umum. Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi algoritma Instagram:

1. Relationship (Hubungan)

Faktor ini akakn membuat postingan dari akun yang pernah berinteraksi dengan Anda sebelumnya akan ditampilkan di feed. Ini karena Instagram menganggap orang-orang ini adalah orang terdekat Anda. Bentuk interaksi yang akan dicatat oleh sistem dan dikerjakan algoritma antara lain likes, comment¸ direct message, mention, hingga tagging. 

2. Interest (Minat)

Interaksi Anda terhadap postingan dengan tema tertentu juga akan diingat sehingga dapat dimanfaatkan oleh algoritma. Dengan begitu, aplikasi bisa menyajikan konten dengan tema yang relevan saat Anda membukanya lagi di sesi berikutnya. Misalnya, sebelumnya Anda menyukai atau berkomentar di postingan tentang peliharaan, maka Anda tak perlu repot kembali mencari postingan sejenis saat membuka IG lagi nanti. 

3. Timeliness (Ketepatan Waktu)

Postingan terbaru juga memiliki nilai di mata algoritma dimana unggahan terbaru akan lebih direkomendasikan dibanding postingan lawas. Artinya, untuk memastikan postingan Anda lebih direkomendasikan oleh IG, usahakan untuk mengunggahnya di saat banyak followers Anda membuka aplikasi. Lakukan secara rutin agar postingan Anda lebih mudah menjangkau followers. 

4. Frequency (Intensitas Penggunaan)

Intensitas penggunaan aplikasi juga dapat mempengaruhi bagaimana postingan disajikan ke pengguna. Semakin sering followers Anda membuka IG, maka makin tinggi pula peluang mereka melihat postingan Anda. Pengguna yang jarang membuka IG, hanya akan melihat highlight terbaru saja.   

5. Following (Orang yang Diikuti)

Dari penjelasan di atas pula, Anda mungkin juga bisa menebak apa yang terjadi pada pengguna yang memiliki jumlah following banyak. Ya, kurasi konten untuk mereka pun jadi lebih beragam dan besar kemungkinan mereka melewatkan postingan tertentu. Masuk akal, karena akan sangat sulit agar seseorang dengan ribuan following bisa melihat semua konten di feed mereka dalam 1 sesi.

6. Usage (Durasi Sesi Penggunaan)

Apabila follwers Anda cenderung sering melakukan sesi scroll feed IG yang lama, maka semakin besar kemungkinan mereka untuk melihat lebih banyak konten sekaligus. Dan sebaliknya, jika sesi mereka hanya sebentar, mungkin hanya postingan yang dianggap paling relevan saja yang sempat mereka lihat.

Dari penjelasan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi algoritma IG ini, Anda pun bisa menyimpulkan bahwa untuk memaksimalkan postingan IG antara lain:

  • Membuat postingan berkualitas dan bermanfaat secara rutin dan konsisten
  • Memanfaatkan hashtag  
  • Melakukan analisis kesesuaian terhadap bisnis  
  • Bekerja sama dengan para influencer
  • Menjalin relasi yang lebih bermutu dengan para followers
  • Tak ada salahnya untuk mengadakan giveaway atau reward lain untuk followers

Kesimpulan

Satu hal yang juga perlu Anda ingat dalam mengenal algoritma Instagram ini adalah algoritma ini bersifat dinamis, menyesuaikan tren demi memberikan pengalaman penggunaan (user experience) yang lebih baik dari waktu ke waktu. Jadi, ia akan selalu diperbarui agar sesuai dengan perkembangan cara orang menggunakan media sosial.

Baca Juga