Di era digital saat ini, memiliki toko online menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha yang ingin menjangkau pasar lebih luas. Namun, banyak orang merasa terhalang karena tidak memiliki kemampuan coding atau latar belakang teknis. Kabar baiknya, sekarang Anda bisa membuat website toko online sendiri tanpa perlu menulis satu baris kode pun. Dengan bantuan platform website builder modern, prosesnya menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan praktis.
Berikut adalah langkah-langkah membuat website toko online tanpa coding:
1. Pilih Platform Website Builder yang Tepat
Langkah pertama adalah memilih platform yang menawarkan kemudahan pembuatan website tanpa coding. Beberapa platform populer yang bisa Anda gunakan antara lain:
- Shopify: Cocok untuk pemula dan sangat fokus pada e-commerce.
- Wix: Menyediakan fitur drag-and-drop dengan berbagai template toko online.
- WordPress + WooCommerce: Opsi ini fleksibel, tapi masih sangat ramah pengguna jika menggunakan tema dan plugin yang tepat.
- Tokopedia/Shopee Seller Center: Untuk opsi lebih sederhana yang langsung masuk ke marketplace.
- Zyro atau Square Online: Alternatif modern dengan tampilan menarik.
Pilihlah platform sesuai dengan kebutuhan, anggaran, dan skala bisnis Anda.
2. Buat Akun dan Pilih Template Toko Online
Setelah memilih platform, buat akun terlebih dahulu. Proses pendaftaran biasanya hanya memerlukan email dan beberapa informasi dasar lainnya.
Selanjutnya, Anda bisa memilih template atau tema toko online. Pilih desain yang sesuai dengan jenis produk Anda. Misalnya, jika Anda menjual pakaian, cari template dengan tampilan visual yang besar dan elegan. Jika menjual makanan, cari desain yang menggugah selera.
Sebagian besar platform menyediakan template yang bisa dikustomisasi dengan mudah hanya dengan klik dan drag.
3. Atur Identitas Brand Anda
Agar toko online terlihat profesional dan terpercaya, Anda perlu menyesuaikan identitas brand, seperti:
- Nama toko
- Logo
- Warna brand
- Deskripsi bisnis
Banyak website builder menyediakan fitur pembuatan logo gratis atau Anda bisa menggunakan tools seperti Canva.
Pastikan identitas brand Anda konsisten di seluruh bagian website untuk menciptakan kesan yang kuat bagi pengunjung.
4. Tambahkan Produk ke Toko Online
Langkah berikutnya adalah menambahkan produk yang ingin Anda jual. Untuk setiap produk, Anda perlu mengisi informasi berikut:
- Nama produk
- Foto produk (usahakan berkualitas tinggi)
- Deskripsi produk
- Harga
- Kategori (jika diperlukan)
- Stok produk
Beberapa tips tambahan:
- Gunakan beberapa foto dari berbagai sudut
- Sertakan ukuran, bahan, dan detail penting lainnya
- Tambahkan testimoni atau ulasan jika tersedia
5. Atur Metode Pembayaran
Agar pelanggan bisa melakukan transaksi, Anda harus mengatur metode pembayaran. Platform seperti Shopify, Wix, dan WooCommerce sudah mendukung berbagai metode seperti:
- Transfer bank
- Kartu kredit/debit
- E-wallet (OVO, GoPay, DANA)
- Pembayaran melalui gerbang pembayaran seperti Midtrans, Xendit, dll.
Pilih metode yang paling nyaman bagi pelanggan Anda dan pastikan proses checkout berjalan lancar.
6. Atur Pengiriman dan Ongkir
Sama pentingnya dengan pembayaran, Anda juga harus mengatur opsi pengiriman. Beberapa platform memungkinkan integrasi dengan layanan ekspedisi seperti JNE, J&T, SiCepat, dan lainnya.
Anda bisa mengatur:
- Ongkir flat (misalnya Rp10.000 ke seluruh Indonesia)
- Ongkir sesuai jarak atau berat produk
- Pengiriman gratis (untuk promosi)
Pastikan pelanggan mengetahui estimasi waktu pengiriman dan biaya ongkir sebelum mereka menyelesaikan pembelian.
7. Sesuaikan Halaman Lain di Website
Selain halaman produk, website toko online yang baik juga perlu memiliki halaman penting lain seperti:
- Halaman Tentang Kami (About Us)
- Halaman Kontak
- FAQ (Pertanyaan Umum)
- Kebijakan Pengembalian & Pengiriman
Semua ini membantu membangun kepercayaan dan menjawab pertanyaan umum dari calon pembeli.
8. Uji Coba dan Publikasikan
Sebelum website Anda go-live, lakukan uji coba menyeluruh:
- Coba lakukan pembelian seperti pelanggan biasa
- Cek apakah proses pembayaran berhasil
- Pastikan tidak ada link yang rusak
- Optimalkan tampilan di perangkat mobile
Jika semuanya berjalan lancar, klik tombol “Publikasikan” dan website Anda sudah bisa diakses publik!
9. Promosikan Toko Online Anda
Website saja tidak cukup tanpa pengunjung. Anda perlu melakukan promosi, misalnya:
- Bagikan di media sosial (Instagram, Facebook, TikTok)
- Gunakan iklan berbayar (Facebook Ads, Google Ads)
- Optimasi SEO agar muncul di pencarian Google
- Gunakan email marketing untuk pelanggan tetap
Buat strategi promosi yang berkelanjutan agar toko Anda terus berkembang.
Penutup
Membuat website toko online tanpa coding kini bukan mimpi lagi. Dengan kemajuan teknologi dan banyaknya tools yang tersedia, siapa pun bisa memulai bisnis online dengan cepat dan profesional. Yang terpenting adalah konsistensi dalam memperbarui produk, menjaga kualitas layanan, dan terus mempelajari strategi pemasaran digital.
Mulailah dari sekarang toko online impian Anda tinggal beberapa klik lagi!


