Dalam dunia internet, domain adalah identitas utama sebuah website. Saat kamu mengetik alamat seperti www.contohwebsite.com, ada struktur tersendiri yang menyusun bagian-bagian dari alamat tersebut. Tiga elemen penting dalam struktur domain adalah TLD (Top-Level Domain), SLD (Second-Level Domain), dan subdomain. Meski tampak teknis, memahami ketiganya sangat penting—terutama jika kamu ingin membangun website atau mengelola identitas digital secara profesional.
Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu TLD, SLD, dan subdomain, bagaimana fungsinya, serta bagaimana ketiganya memengaruhi struktur dan identitas sebuah website.
Apa Itu Domain?
Sebelum masuk ke pembahasan utama, mari pahami dulu apa itu domain.
Domain adalah alamat yang digunakan untuk mengakses website melalui browser, menggantikan alamat IP numerik yang sulit diingat. Misalnya, alih-alih mengakses server melalui IP 192.168.0.1, kita cukup mengetik namadomain.com.
Sebuah domain terdiri dari beberapa bagian yang membentuk hierarki, dan inilah yang akan kita uraikan: TLD, SLD, dan subdomain.
1. Top-Level Domain (TLD)
TLD adalah bagian paling kanan dari nama domain, setelah titik terakhir. Contohnya pada domain www.contohwebsite.com, bagian .com adalah TLD-nya.
Jenis-Jenis TLD
TLD dikelompokkan menjadi beberapa kategori:
- gTLD (Generic TLD):
Merupakan TLD yang umum digunakan secara global. Contohnya:.com,.net,.org,.info,.biz. - ccTLD (Country Code TLD):
Digunakan untuk merepresentasikan negara atau wilayah tertentu. Contoh:.id(Indonesia),.us(Amerika Serikat),.jp(Jepang),.uk(Inggris). - sTLD (Sponsored TLD):
Dikhususkan untuk komunitas atau entitas tertentu, seperti.eduuntuk institusi pendidikan,.govuntuk lembaga pemerintahan, atau.miluntuk militer. - nTLD (New TLD):
TLD generasi baru yang lebih kreatif, seperti.tech,.store,.online,.ai, dan lainnya. Banyak digunakan untuk kebutuhan branding modern.
Fungsi TLD
TLD membantu mengklasifikasikan dan mengidentifikasi jenis atau lokasi situs web. Misalnya, .edu mengindikasikan institusi pendidikan, sedangkan .id menunjukkan situs dari Indonesia. Pilihan TLD juga bisa memengaruhi persepsi profesionalitas dan kredibilitas sebuah situs.
2. Second-Level Domain (SLD)
SLD adalah bagian yang muncul tepat sebelum TLD. Pada domain www.contohwebsite.com, bagian “contohwebsite” adalah SLD-nya.
SLD adalah nama utama domain dan biasanya menjadi identitas merek, nama perusahaan, atau topik situs.
Ciri-Ciri dan Tips Memilih SLD
- Unik dan Mudah Diingat:
Pilih nama yang mudah diingat, dieja, dan diketik. - Relevan dengan Isi Website:
Nama domain sebaiknya mencerminkan isi atau tujuan situs. Misalnya,tokobunga.idakan langsung memberi kesan toko bunga. - Singkat dan Tanpa Simbol Aneh:
Hindari tanda hubung atau angka jika tidak perlu. Nama yang singkat lebih mudah diakses dan dibagikan.
Fungsi SLD
SLD adalah inti dari domain. Ia menunjukkan nama brand atau topik yang kamu usung, dan akan menjadi hal utama yang diingat orang ketika mengunjungi situs kamu.
3. Subdomain
Subdomain adalah bagian yang ditambahkan di depan SLD. Misalnya, pada blog.contohwebsite.com, kata “blog” adalah subdomain dari contohwebsite.com.
Subdomain digunakan untuk membuat bagian terpisah dalam satu domain utama, tanpa harus membeli domain baru.
Contoh Penggunaan Subdomain
blog.contohwebsite.com→ Untuk menampilkan blog perusahaanshop.contohwebsite.com→ Untuk toko onlinesupport.contohwebsite.com→ Untuk layanan bantuan atau FAQ
Fungsi Subdomain
- Organisasi Konten:
Memudahkan pemisahan konten berdasarkan fungsi (blog, toko, portal pengguna). - Pengembangan Terpisah:
Subdomain bisa digunakan untuk menguji fitur baru tanpa mengganggu domain utama. - SEO dan Branding:
Subdomain bisa membantu pengoptimalan SEO bila digunakan dengan strategi yang tepat, meskipun Google memperlakukan subdomain sebagai entitas terpisah dari domain utama.
Ilustrasi Struktur Domain Lengkap
Mari lihat struktur lengkap dari domain:
blog.tokobunga.id
- Subdomain:
blog - SLD:
tokobunga - TLD:
.id
Struktur ini menunjukkan bahwa situs tersebut memiliki bagian khusus untuk blog yang menjadi bagian dari domain utama tokobunga.id.
Kesimpulan
Memahami perbedaan antara TLD, SLD, dan subdomain penting bagi siapa saja yang ingin membangun dan mengelola situs web secara profesional. Ketiga elemen ini membentuk struktur dasar dari identitas web kamu:
- TLD menunjukkan jenis atau lokasi situs.
- SLD adalah nama utama yang menjadi identitas brand atau proyek.
- Subdomain membantu membagi dan mengorganisasi konten dalam domain utama.
Dengan memilih dan mengelola domain secara tepat, kamu bisa membangun kehadiran digital yang kuat, profesional, dan mudah diakses. Bagi pemula, memahami istilah-istilah ini akan membantu dalam mengambil keputusan yang cerdas saat membeli domain atau membangun website pertama.


