Mengonlinekan sebuah website dengan Virtual Private Server (VPS) memerlukan beberapa langkah teknis, salah satunya adalah mengarahkan domain ke VPS. Proses ini melibatkan pengaturan DNS (Domain Name System) agar ketika seseorang mengetikkan nama domain Anda di browser, permintaan tersebut diarahkan ke alamat IP VPS Anda. Artikel ini akan membahas langkah demi langkah cara mengarahkan domain ke VPS dengan jelas dan mudah dipahami, bahkan untuk pemula.
Apa Itu Domain dan VPSv ?
Sebelum memulai, mari kita pahami dulu dua istilah penting ini:
- Domain adalah alamat website yang diketikkan di browser (misalnya, contohwebsite.com).
- VPS (Virtual Private Server) adalah server virtual yang menyediakan lingkungan hosting pribadi, memungkinkan Anda untuk mengelola dan mengatur server seperti layaknya dedicated server.
Jika Anda sudah memiliki domain (misalnya dari penyedia seperti Niagahoster, Rumahweb, GoDaddy, atau Namecheap) dan VPS (dari penyedia seperti DigitalOcean, Vultr, AWS, atau lainnya), maka Anda siap mengikuti langkah-langkah di bawah ini.
Langkah 1 Dapatkan Alamat IP VPS
Setelah membeli dan mengatur VPS Anda, penyedia layanan akan memberikan alamat IP publik. Ini adalah alamat numerik (misalnya, 123.456.789.123) yang akan digunakan untuk menghubungkan domain Anda ke VPS.
Simpan alamat IP ini karena akan digunakan dalam konfigurasi DNS nantinya.
Langkah 2 Login ke Panel Pengelola Domain
Masuk ke akun tempat Anda membeli domain. Setiap penyedia domain biasanya menyediakan dashboard atau panel manajemen domain.
Setelah login:
- Pilih domain yang ingin diarahkan ke VPS.
- Masuk ke menu Pengaturan DNS / Kelola DNS / DNS Management.
Langkah 3 Atur A Record
Setelah berada di halaman pengaturan DNS, Anda akan menambahkan atau mengubah A Record.
Berikut pengaturannya:
- Tipe Record: A
- Host / Nama: @ (atau biarkan kosong untuk root domain)
- Alamat IP / Value: Masukkan alamat IP VPS Anda
- TTL: Biarkan default (biasanya 14400 atau “otomatis”)
Jika Anda ingin agar subdomain seperti www.domainanda.com juga mengarah ke VPS, tambahkan record berikut:
- Tipe Record: A
- Host: www
- Alamat IP: IP VPS Anda
Langkah 4 Tunggu Propagasi DNS
Setelah menyimpan perubahan, Anda harus menunggu proses propagasi DNS, yaitu penyebaran informasi DNS ke seluruh internet. Biasanya memakan waktu antara 5 menit hingga 48 jam, walau umumnya hanya memakan waktu beberapa jam.
Untuk mengecek apakah domain sudah diarahkan ke IP VPS:
Buka terminal dan ketik:
ping domainanda.com
Jika hasil ping menunjukkan IP VPS Anda, berarti domain berhasil diarahkan.
Langkah 5 Konfigurasi Web Server di VPS
Mengarahkannya ke IP saja belum cukup Anda perlu memastikan web server (seperti Nginx atau Apache) di VPS sudah dikonfigurasi untuk menerima permintaan dari domain tersebut.
Contoh konfigurasi Nginx sederhana:
server {
listen 80;
server_name domainanda.com www.domainanda.com;
root /var/www/html;
index index.html;
location / {
try_files $uri $uri/ =404;
}
}
Setelah itu, restart Nginx dengan perintah:
sudo systemctl restart nginx
Jika Anda menggunakan Apache, pastikan virtual host sudah ditambahkan dan domain dikenali.
(Opsional) Tambahkan SSL (HTTPS)
Untuk meningkatkan keamanan, Anda bisa menambahkan SSL menggunakan Let’s Encrypt:
sudo apt install certbot python3-certbot-nginx
sudo certbot --nginx -d domainanda.com -d www.domainanda.com
Ikuti instruksi yang muncul di terminal. Setelah selesai, domain Anda akan dapat diakses dengan aman melalui HTTPS.
Penutup
Mengarahkan domain ke VPS adalah langkah penting dalam proses membuat website yang profesional dan bisa diakses publik. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dari mendapatkan IP VPS, mengatur DNS, hingga mengkonfigurasi web server Anda bisa membuat domain Anda langsung menunjuk ke server pribadi.
Proses ini terlihat teknis, tetapi dengan ketelitian dan pemahaman dasar, siapa pun bisa melakukannya. Jika mengalami kendala, jangan ragu untuk menghubungi penyedia domain atau VPS Anda, atau mencari komunitas online yang siap membantu.


