Pada tahun 2025, lanskap domain internasional mengalami transformasi signifikan yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, perubahan perilaku pengguna, dan kebutuhan akan identitas digital yang lebih spesifik. Berikut adalah tren utama dalam industri domain internasional tahun ini:
1. Kenaikan Popularitas Domain .ai
Awalnya merupakan kode negara untuk Anguilla, domain .ai kini menjadi simbol inovasi di sektor kecerdasan buatan. Permintaan terhadap domain ini melonjak pesat, dengan lebih dari 533.000 domain .ai terdaftar pada akhir 2024, meningkat lebih dari sepuluh kali lipat sejak 2018. Pendapatan dari pendaftaran domain ini mencapai sekitar $32 juta, menyumbang sekitar 20% dari pendapatan pemerintah Anguilla .
2. Munculnya Domain Berbasis Blockchain
Dengan meningkatnya minat terhadap Web3 dan teknologi blockchain, domain seperti .eth, .crypto, dan .nft mulai mendapatkan perhatian. Domain ini menawarkan kepemilikan terdesentralisasi dan perlindungan terhadap sensor, menjadikannya pilihan menarik bagi proyek berbasis blockchain dan cryptocurrency .
3. Ekspansi TLD Baru dan Spesifik Industri
TLD generik baru (nTLD) seperti .tech, .app, .shop, dan .eco semakin populer, memungkinkan bisnis untuk memilih ekstensi yang lebih relevan dengan industri mereka. Misalnya, .eco digunakan oleh perusahaan yang berfokus pada keberlanjutan, sementara .shop menjadi pilihan utama bagi e-commerce .
4. Keamanan dan Perlindungan Merek yang Ditingkatkan
Dengan meningkatnya ancaman siber, keamanan domain menjadi prioritas utama. Langkah-langkah seperti penerapan DNSSEC, sertifikat SSL/TLS, dan pemantauan aktif terhadap potensi penipuan semakin umum digunakan untuk melindungi integritas dan kepercayaan pengguna terhadap situs web .
5. Pengaruh Pencarian Suara terhadap Pemilihan Domain
Dengan meningkatnya penggunaan asisten suara, penting bagi bisnis untuk memilih domain yang mudah diucapkan dan dieja. Domain yang sederhana dan jelas meningkatkan kemungkinan ditemukan melalui pencarian suara, yang semakin menjadi metode utama dalam mencari informasi secara online .
6. Dominasi Domain .com Mulai Menurun
Meskipun .com masih mendominasi dengan sekitar 44,4% dari total situs web global, popularitasnya mulai menurun. Bisnis kini beralih ke nTLD untuk mendapatkan nama domain yang lebih pendek dan relevan dengan industri mereka, menciptakan identitas online yang lebih kuat dan spesifik .
7. Strategi Multi-Domain untuk Pemasaran yang Lebih Terfokus
Perusahaan semakin menggunakan beberapa domain untuk menargetkan audiens, produk, atau kampanye tertentu. Misalnya, menggunakan domain utama untuk situs web umum dan domain terpisah untuk lini produk spesifik, memungkinkan pengalaman pengguna yang lebih terpersonalisasi dan pemasaran yang lebih efektif .
8. Inisiatif Keamanan Digital di Eropa: DNS4EU
Uni Eropa meluncurkan DNS4EU pada Juni 2025, sebuah layanan resolver DNS yang berfokus pada keamanan dan privasi. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada penyedia DNS non-UE dan meningkatkan kedaulatan digital Eropa, dengan memastikan kepatuhan terhadap regulasi seperti GDPR .
Kesimpulan
Tahun 2025 menyaksikan evolusi signifikan dalam industri domain internasional, dengan munculnya ekstensi baru yang mencerminkan inovasi teknologi, kebutuhan akan keamanan yang lebih baik, dan perubahan dalam perilaku pengguna. Bisnis dan individu perlu mengikuti tren ini untuk memastikan identitas digital mereka tetap relevan dan terlindungi di era digital yang terus berkembang.


