Promo Domain .web.id .biz.id .my.id Hanya 5.000 Rupiah

PanduanPengetahuanSistem Keamanan

Apa Itu Split Tunnel dan Cara Setting di MikroTik

Ferdin Alamsyah

Dalam dunia jaringan komputer, efisiensi dan keamanan adalah dua aspek penting yang harus diperhatikan oleh para administrator jaringan. Salah satu teknologi yang sering digunakan untuk meningkatkan efisiensi jaringan VPN adalah split tunneling. Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap apa itu split tunnel, manfaatnya, serta langkah-langkah cara setting split tunnel pada perangkat MikroTik.

Apa Itu Split Tunnel?

Split tunnel adalah konfigurasi VPN yang memungkinkan sebagian lalu lintas jaringan melewati koneksi VPN, sementara sisanya langsung melalui koneksi internet biasa. Dengan kata lain, split tunneling memungkinkan pengguna untuk memilih trafik mana yang akan dienkripsi melalui VPN dan mana yang tidak.

Sebagai contoh, ketika seorang karyawan bekerja dari rumah menggunakan VPN untuk mengakses data kantor, split tunnel memungkinkan akses ke situs umum seperti Google atau YouTube tetap lewat koneksi lokal (bukan VPN), sementara akses ke server internal kantor tetap lewat jalur VPN.

Manfaat Split Tunnel

Beberapa manfaat utama dari split tunnel adalah:

  1. Efisiensi Bandwidth
    Tidak semua data harus melewati VPN, sehingga mengurangi beban bandwidth pada server VPN.
  2. Peningkatan Kecepatan Akses Internet
    Akses ke situs-situs umum tetap melalui internet lokal, yang biasanya lebih cepat dibanding jalur VPN.
  3. Fleksibilitas
    Administrator jaringan bisa menentukan jenis lalu lintas atau IP tertentu saja yang wajib melewati VPN.
  4. Mengurangi Beban Server VPN
    Server VPN tidak perlu memproses seluruh trafik, sehingga performa keseluruhan bisa lebih stabil.

Namun, perlu dicatat bahwa split tunneling juga memiliki risiko keamanan, karena trafik yang tidak melalui VPN bisa lebih rentan terhadap penyadapan.

Topologi Umum Split Tunnel di MikroTik

Secara umum, dalam konteks MikroTik, split tunnel dapat diterapkan dalam konfigurasi VPN seperti PPTP, L2TP, atau IPsec. Biasanya digunakan untuk:

  • Mengarahkan trafik tujuan tertentu (misalnya IP kantor: 192.168.1.0/24) melalui VPN.
  • Mengizinkan trafik lain (internet umum) untuk langsung keluar lewat ISP.

Cara Setting Split Tunnel di MikroTik

Berikut ini adalah langkah-langkah dasar untuk mengonfigurasi split tunnel pada MikroTik menggunakan IPsec sebagai contoh:

1. Buat IPsec Tunnel

Pastikan IPsec tunnel sudah tersambung antara dua titik. Konfigurasi dasar bisa dilakukan di menu:

IP > IPsec > Peers
IP > IPsec > Proposals
IP > IPsec > Policies

Contoh kebijakan (policy):

  • Src. Address: 192.168.10.0/24 (lokal)
  • Dst. Address: 192.168.1.0/24 (remote kantor)
  • Tunnel: centang

2. Buat Routing Manual

Setelah tunnel IPsec berhasil, selanjutnya buat routing manual agar hanya trafik menuju jaringan kantor yang diarahkan ke VPN.

Contohnya:

/ip route add dst-address=192.168.1.0/24 gateway=ip-vpn-gateway

Sedangkan trafik lainnya (ke internet) tetap diarahkan melalui gateway ISP:

/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=ip-isp-gateway

3. Cek dan Uji Koneksi

Gunakan fitur Tools > Ping atau Traceroute untuk menguji apakah trafik ke jaringan kantor melalui VPN, dan trafik lainnya melalui ISP.

4. Tambahan Firewall Rules (Opsional)

Untuk mengamankan konfigurasi, kamu bisa menambahkan firewall rule seperti:

/ip firewall filter add chain=forward src-address=192.168.10.0/24 dst-address=!192.168.1.0/24 action=drop

Ini akan memastikan bahwa hanya trafik ke IP kantor yang diizinkan melewati tunnel.

Penutup

Split tunneling adalah solusi efisien untuk mengatur lalu lintas jaringan dalam skenario VPN, terutama saat menggunakan MikroTik. Dengan membagi jalur trafik berdasarkan tujuan, kita dapat menghemat bandwidth, meningkatkan performa, dan tetap menjaga konektivitas ke sumber daya penting.

Namun, penting juga untuk memperhatikan risiko keamanannya. Pastikan konfigurasi dilakukan dengan cermat, serta gunakan firewall dan enkripsi yang memadai agar data tetap aman.

Jika Anda adalah administrator jaringan yang bertanggung jawab atas konektivitas karyawan remote, split tunnel pada MikroTik adalah fitur yang patut dipertimbangkan untuk implementasi jaringan yang efisien dan fleksibel.

Baca Juga