Remarketing adalah – Perlu kalian ketahui, bahwa tidak semua pengunjung website bisa melakukan konversi. Walaupun sebelumnya mereka telah menunjukkan minat terhadap produk yang kalian tawarkan. Maka dari itu, remarketing adalah solusi bagus untuk membujuk mereka agar membeli produk kalian.
Remarketing adalah adalah cara terbaik untuk membuat bisnis atau merek kalian mudah di ingat. Selain itu tujuan dari strategi pemasaran ini adalah untuk memberikan pengingat dan alasan untuk kembali.
Remarketing Adalah Strategi Pemasaran Namun Sering Di Lupakan
Pada kenyataan nya remarketing adalah cara cepat menghasilkan lebih banyak prospek, konversi, dan penjualan untuk bisnis yang sedang kalian kelola. Yuk, pelajari lebih lanjut tentang definisi, jenis, manfaat serta tips meningkatkan remarketing untuk promosi bisnis kalian.
Pengertian Remarketing
Umumnya remarketing adalah strategi pemasaran yang berupaya menjangkau target pasar yang berinteraksi dengan suatu bisnis. Penjangkauan ini bisa melalui situs web, e-commerce, media sosial, atau platform lain nya.
Strategi ini relatif efektif dalam menghasilkan penjualan karena menyasar orang-orang yang sudah menunjukkan minat terhadap bisnis kalian. Kalian bisa melakukan remarketing dengan memasang iklan di berbagai platform, seperti Outbrain, Google ads, Facebook ads atau lain nya.

Oleh karena itu, sebaiknya buatlah iklan khusus yang di tujukan kepada audiens yang pernah berinteraksi dengan bisnis kalian sebelumnya. Jadi dengan menampilkan iklan ini, maka akan mendorong audiens bisnis kalian untuk membeli atau setidaknya mengingatkan mereka akan brand yang kalian miliki.
Jenis-Jenis Remarketing
Ada berbagai jenis remarketing berdasarkan platform dan strategi yang di gunakan. Berikut ini adalah beberapa di antaranya.
Search Remarketing
Umumnya Search Remarketing adalah strategi pemasaran ulang yang di lakukan melalui mesin pencari seperti Google. Google Ads adalah platform paling populer untuk menjalankan kampanye pemasaran ulang yang satu ini.
Di mana dengan Search Remarketing, ini akan memungkinkan kalian menampilkan iklan pemasaran ulang di bagian atas hasil penelusuran Google. Dengan Google Ads, Search Remarketing biasanya di lakukan menggunakan daftar remarketing untuk iklan penelusuran (RLSA).
Lalu Google akan melacak lalu lintas pada halaman tertentu di situs web kalian dan menggunakan data pengunjung untuk remarketing ini.
Display Remarketing
Pada dasarnya Display Remarketing mengikuti strategi yang sama seperti Search Remarketing. Di mana remarketing ini menggunakan data pengunjung laman untuk melakukan strateginya.
Namun yang membedakannya adalah penempatan iklan, dimana display remarketing akan menampilkan iklan kalian di situs web yang menjadi bagian dari jaringan platform iklan. Iklan yang di tampilkan di website bisa berupa teks, gambar, atau video.
Social Media Remarketing
Kalian bisa menggunakan hampir semua platform media sosial yang menawarkan fitur periklanan untuk melakukan remarketing yang satu ini. Salah satunya adalah Facebook yang memiliki fitur Facebook Pixel. Nantinya ini akan di gunakan sebagai tag untuk melacak pengguna di halaman website kalian. Kemudian pengguna yang diberi tag akan di gunakan untuk pemasaran ulang di Facebook.
Email Remarketing
Salah satu saluran paling populer untuk menerapkan strategi remarketing adalah Email. Email Remarketing di lakukan dengan mengirimkan sebuah pesan email ke orang-orang yang pernah berinteraksi dengan situs web kalian. Ini bertujuan untuk mengingatkan mereka agar menyelesaikan conversion journey-nya di bisnis kalian.
Manfaat Melakukan Remarketing
Setelah memahami konsepnya, mungkin kalian akan semakin penasaran dengan strategi pemasaran yang satu ini. Jadi, manfaat utama dari remarketing adalah dapat meningkatkan penjualan sebuah bisnis. Tapi selain itu, ada beberapa manfaat lain yang bisa kalian rasakan ketika menerapkan strategi remarketing ini. Berikut adalah beberapa di antaranya.
Meningkatkan Jangkauan Pelanggan
Lyfe Marketing percaya bahwa 70-96% pengguna tidak akan mengambil tindakan dan akan langsung keluar ketika mengunjungi halaman website. Berdasarkan data tersebut, kalian bisa melihat bahwa remarketing memegang peranan yang sangat penting.
Saat calon pelanggan berinteraksi dengan situs web kalian tanpa melakukan apa pun, maka kalian bisa menambahkan mereka ke daftar target remarketing dan menjalankan kampanye iklan. Selain itu, kalian juga bisa meningkatkan jangkauan pengguna dari seluruh negara.
Menjaga Hubungan dengan Pelanggan
Keuntungan lain yang akan kalian rasakan dari remarketing adalah kalian bisa menjaga hubungan dengan pelanggan, tanpa mereka sadari. Mengapa bisa demikian? Ini semua karena seringkali pelanggan yang pernah berinteraksi dengan website kalian dan baru saja keluar akan cenderung melupakan brand yang kalian miliki.
Kemudian, saat kalian menambahkan mereka ke daftar remarketing dan iklan bergambar, maka mereka akan selalu mengingat merek dan bisnis kalian dan memiliki peluang lebih besar untuk mencapai kesepakatan. Kegiatan seperti ini juga sangat penting sebagai upaya branding produk kalian, lho.
Meningkatkan Relevansi Iklan
Saat menerapkan strategi remarketing, kalian bisa menempatkan iklan tertentu di situs web yang di inginkan pelanggan yang kalian tergetkan. Contoh sederhananya adalah ketika pengguna membuka produk X di website kalian, lalu iklan yang di tampilkan adalah iklan yang berhubungan dengan produk X tersebut.
Artinya ini akan meningkatkan daya tarik konsumen untuk membeli pengguna tersebut. Siapa tahu awalnya mereka tertarik untuk membeli produk kalian, namun tidak bisa membelinya karena suatu alasan.
Tips Untuk Mengoptimalkan Remarketing
Berdasarkan ulasan di atas, remarketing tentunya memiliki banyak keuntungan terutama untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan. Namun, hal ini tidak akan berhasil jika kalian tidak menerapkan strategi yang tepat. Berikut adalah tips untuk mengoptimalkan remarketing untuk menghasilkan lebih banyak penjualan bagi bisnis kalian.
Kelompokkan Pengguna
Satu hal yang perlu kalian pahami adalah ‘semua pengunjung situs web kalian tidak sama’. Jadi berhentilah menampilkan iklan yang sama kepada setiap pengunjung.
Saat menggunakan remarketing, sangat penting bagi kalian untuk mengumpulkan pengunjung atau audiens untuk mengidentifikasi dan memahami kebutuhan mereka. Buatlah grup berdasarkan tujuan pemasaran digital kalian, dan jenis konsumen target pasar yang kalian inginkan.
Batasi Frekuensi Iklan
Jika kalian ingin mengirimkan pesan yang baik dan akurat kepada pengguna, maka kalian perlu membatasi berapa kali iklan kalian akan di tampilkan kepada pengguna. Sebab, jika terlalu sering terjadi ada kemungkinan pengguna. Dan mereka akan menganggapnya sebagai spam lalu meraka akan berakhir meninggalkan produk bisnis kalian.
Buat Iklan yang Menarik dan Clickable
Tidak masalah di mana kalian akan menempatkan iklan remarketing ini. Baik itu di Facebook, Twitter, atau situs web lainnya. yang paling penting adalah kalian harus bisa memanfaatkan ruang kecil ini untuk mendatangkan keuntungan besar.
Cara terbaik untuk melakukan kampanye remarketing adalah dengan membuat desain iklan yang minimalis namun kuat. Selain itu berikan juga kata-kata yang jelas dan langsung menarik perhatian.
Pilihlah kalimat yang benar-benar menjual. Ini semua karena kalian hanya memiliki sedikit ruang, jadi gunakan kata-kata yang singkat namun jelas dan langsung.
Targetkan Konsumen yang Sama
Selain menargetkan konsumen yang pernah mengunjungi situs kalian, mulailah dengan menargetkan konsumen dengan riwayat internet serupa. Targetkan kata kunci yang memungkinkan pengguna lain yang memiliki kemiripan dengan konsumen kalian.
Bagaimana? Strategi remarketing yang di bahas di atas terdengar sangat menguntungkan bukan? Remarketing adalah teknik pemasaran produk yang sangat ampuh karena bisa membantu kalian mencapai tujuan pemasaran produk dengan tepat.

